Jumat, 02 November 2012

Mobile Forensik Part 3



Protokol komunikasi

komunikasi utama perangkat mobile melalui tiga teknologi berikut ini :
                 Seluler, WiFi, dan Bluetooth. Komunikasi seluler melibatkan teknologi ini membagi sebuah daerah dengan layanan geografis yang besar ke daerah yang lebih kecil yang disebut sel. Setiap sel berisi perangkat komunikasi, biasanya pada sebuah menara yang mentransmisikan sinyal radio ke dan dari perangkat mobile. Teknologi transmisi yang digunakan untuk komunikasi, diantaranya GSM, CDMA, GPRS, EV-DO, EDGE, DECT, TDMA dan iDEN.


           WiFi sama seperti seluler, yaitu mentransmisikan komunikasi dengan menggunakan gelombang radio, tetapi menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan umumnya jauh lebih cepat. Perjalanan komunikasi WiFi dari perangkat mobile ke titik akses nirkabel, kira-kira dengan modem/router decode komunikasi dan kemudian meneruskannya sampai ke internet. Titik akses harus dalam jarak relatif sebuah fisik (biasanya sekitar 100 kaki atau kurang) ke perangkat mobile untuk menerima sinyal WiFi-nya.

                Bluetooth adalah komunikasi nirkabel, tetapi tujuannya agak berbeda dari selular atau WiFi. Bluetooth dirancang untuk memungkinkan berbagai perangkat yang secara fisik dekat satu sama lain (umumnya kurang dari 30 kaki). Dengan kata lain, Bluetooth dapat mengaktifkan iPhone anda untuk berkomunikasi secara otomatis dengan audio headset, atau iPad anda untuk berkomunikasi secara otomatis dengan keyboard eksternal anda.
Informasi yang diambil dari perangkat mobile dapat berguna dalam berbagai masalah hukum, administratif dan investigasi seperti:

  • Pencurian Kekayaan Intelektual
  • Perusahaan Penipuan
  • Penyalahgunaan Properti
  • Perceraian & Hukum Keluarga
  • Geo-Lokasi Kontroversi
  • Bukti Kejahatan

Forensic Tool Testing

                           Program pengujian ini telah dipertimbangkan oleh berbagai organisasi.Pengujian alat itu penting dari sisi teknologi informasi (IT), untuk memastikan perangkat lunak dan keras beroperasi seperti yang diharapkan.Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) telah menetapkan standar sejak tahun 1993 untuk pengujian alat. Organisasi internasional untuk standarisasi dan komisi elektronik (ISO/IEC) mendirikan persyaratan umum untuk pengujian kompetensi dan pencocokan laboratorium (ISO/IEC 17025) pada tahun 1999 (“Methodology pengujian umum”,2001).


NIST merupakan alat penguji komputer forensik (CFTT), maksud yang benar dari program ini adalah prespektif teknis. NIST menetapkan beberapa persyaratan umum untuk pengujian alat, yaitu :

1. Menetapkan kategori dan syarat forensik
2. Mengidentifikasi persyaratan untuk kategori tertentu
3. Mengembangkan uji pernyataan berdasarkan persyaratan
4. Mengembangkan uji kode untuk pernyataan
5. Mengidentifikasi uji kasus yang relevan
6. Mengembangkan pengujian metode dan prosedur
7. Laporan hasil uji


Tool Validation

Alat hasil pengesahan yang dikeluarkan oleh CFTT merupakan proyek di NIST yang menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk :
  • Tool makers untuk memperbaiki alat
  • Para pemakai untuk membuat pilihan tentang informasi memperoleh dan menggunakan alat-alat komputer forensik
  • Dan bagi pihak-pihak yang berkepentingan untuk memahami kemampuan dari alat-alat
 Lanjutan :
  1. Part 1 http://dewosimanjuntak.blogspot.com/2012/11/mobile-forensik.html
  2. Part 2 http://darkx54.blogspot.com/2012/11/mobile-forensik-part-2.html 
  3. Part 4 http://andithedoctorrohard90.blogspot.com/2012/11/mobile-forensik-part-4.html
  4. Part 5 http://fiqblues.blogspot.com/2012/11/mobile-forensik-part-5.html

Selasa, 30 Oktober 2012

E-Banking


                       Perbankan Elekronik (E-banking) E-banking yang juga dikenal dengan istilah internet banking ini adalah sarana untuk melakukan transaksi, pembayaran, dan transaksi lainnya melalui internet dengan website milik bank yang dilengkapi sistem keamanan, sehingga dapat melakukan transaksi di mana saja selama masih ada internet. 
                      Dari waktu ke waktu, makin banyak bank yang menyediakan layanan atau jasa internet banking yang diatur melalui Peraturan Bank Indonesia No. 9/15/PBI/2007 Tahun 2007 tentang Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi Informasi Oleh Bank Umum. Penyelenggaraan internet banking merupakan penerapan atau aplikasi teknologi informasi yang terus berkembang dan dimanfaatkan untuk menjawab keinginan nasabah perbankan yang menginginkan servis cepat, aman, nyaman murah dan tersedia setiap saat (24 jam/hari, 7 hari/minggu) dan dapat diakses dari mana saja baik itu dari HP, Komputer, laptop/ note book, PDA, dan sebagainya.
 E-banking terdapat 2 macam yaitu :

1. Online Banking

Saat ini internet telah menghubungkan lebih dari 100.000 jaringan komputer di dunia dengan pengguna lebih dari 100 juta orang. Dapat melakukan transaksi perbankan (finansial dan non-finansial) melalui komputer yang terhubung dengan jaringan internet bank.


2. Mobile Banking
Mobile Banking adalah layanan perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon seluler GSM dengan menggunakan SMS.


Contoh E-banking :  

Bedah Web : http://www.klikbca.com/
               KlikBCA merupakan layanan Online Banking yang merupakan salah satu dari E-banking dimana BCA menawarkan layanan transaksi perbankan sehingga dapat digunakan dimana saja bagi para nasabah BCA.
Pada saat masuk kedalam halaman web KlikBCA maka pengguna akan dapat melihat tawaran apa saja dari BCA serta nilai kurs beberapa mata uang. Jika ingin melakukan transaksi perbankan maka pengguna dapat memilih 2 pilihan yaitu individual atai bisnis, ini tergantung dari kartu BCA yang dipakai nasabah.


Pada saat masuk ke individual login maka akan masuk ke halaman web : https://ibank.klikbca.com/


Saat masuk ke individual login, maka disana nasabah akan dapat bertransaksi perbankan dengan ID dan Password yang telah di berikan oleh BCA pada saat pendaftaran untuk dapat menggunakan fitur KlikBCA.

Untuk dapat melakukan transaksi perbankan dalam Online Banking BCA maka di butuhkan alat keamanan yang harus dibeli pada saat pendaftaran Online Banking, yaitu KeyBCA. Seperti pada gambar dibawah ini :


Salah satu contoh proses Transfer lewat KlikBCA :


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/E-banking
http://www.klikbca.com/
http://www.bca.co.id/id/individual/produk_dan_layanan/e-banking/klikbca/klikbca.jsp
https://ibank.klikbca.com/

Sumber Gambar :
http://dailysocial.net/en/wp-content/uploads/2011/08/keybca.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhstBoQnb-dRQPeyLqk7cvGH3npddcGqsDBQoIRVMJpsFuI62JTexGEGD0sBNVINf_X8sF7-IPMYU2CzvgE83wP05aDI67QyojBdafqPTRcUMOZKqbC2ZmP5owSui6s6MKQZdPfYA2XdgqS/s1600/transfer-uang-bca-blogernas-5.jpg
https://lh4.googleusercontent.com/-mwmrBOi1i6A/TpYg8-nCRQI/AAAAAAAABx4/hI1tOMu9EQI/bca-mobile-banking.jpg

Senin, 08 Oktober 2012

Pengertian Bisnis Informatika


Untuk mencapai pengertian Bisnis Informatika, kita harus mengetahui pengertian dari Bisnis dan Informatika itu sendiri sehingga kita dapat mengetahui pengertian Bisnis Informatika.

Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

Setelah itu , Informatika (Inggris: Informatics) merupakan disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi.
Sehingga Bisnis Informatika adalah kesibukan atau pekerjaan yang memakai atau menggunakan informasi maupun data yang berbasis komputer untuk mendatangkan keuntungan bagi individu, komunitas ataupun masyarakat.

Contoh Perusahaan :

Orang Tua Group

Tentang :

Selama lebih dari setengah abad, kami telah mengolah bahan-bahan dari sumber alam menjadi produk-produk berkualitas pilihan konsumen. Berawal dari produk minuman kesehatan dengan ramuan alamiah yang diolah secara tradisional, produk-produk kami berkembang semakin modern, canggih, praktis, dan efisien sesuai dengan tuntutan zaman. Warisan nenek moyang kita, yang telah terbukti khasiatnya sejak dahulu, terus dikembangkan secara berkesinambungan tanpa meninggalkan rahasia keasliannya.

Visi :

Menjadi Perusahaan yang terbaik dalam memberikan merek pilihan ternama dan solusi inovatif untuk konsumen di Asia Pasifik
Misi :

Kami hadir untuk mencerahkan dan menyenangkan kehidupan konsumen,karyawan, pemegang saham dan masyarakat kita dengan menciptakan dan memenuhi kebutuhan konsumen

1.      SDM (Sumber Daya Manusia)
Orang Tua, sebagai perusahaan Consumer Goods yang terus berkembang dan telah menapak ke industri lain, sangat menyadari pentingnya program Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam mewujudkan visinya sebagai "The Premier Company”. Oleh karena itu, pada awal April tahun 2000, Bapak Pimpinan memutuskan mendirikan I CaRe (Intellectual Capital Resources) Institute, sebagai institusi yang bertugas dan bertanggungjawab melatih dan mengembangkan seluruh jajaran SDM di Orang Tua, untuk menjawab kebutuhannya di masa yang akan datang.
Untuk mengantisipasi akan kebutuhan program pelatihan dan pengembangan bagi karyawan Orang Tua, maka I CaRe Institute mengemban peran :
·         Mengembangkan karyawan dengan berfokus pada kepemimpinan.
·         Sebagai agen perubahan budaya sesuai dengan core value Orang Tua.
·         Karyawan sebagai pribadi yang berpengetahuan, terampil, berbobot, dan berbudi pekerti dalam menangani pekerjaaan.
2.      Tanggung Jawab

Tugas dan Tanggung Jawab Perusahaan pada Konsumen adalah :
·         Mengembangkan produk baru.
·         Meningkatkan mutu produk yang sudah ada.
·         Mengatasi rintangan selama penelitian dengan sains dan teknologi, sehingga mampu melahirkan produk-produk berkualitas secara berkesinambungan untuk mengantisipasi persaingan yang semakin ketat.

Tugas dan Tanggung Jawab Perusahaan pada Sosial adalah :
·         Orang Tua (OT) Group, produsen produk-produk consumers goods menyampaikan program corporate social responsibility (CSR) perusahaan dengan memberikan beasiswa pendidikan bagi anak-anak kurang mampu. Beasiswa pendidikan tersebut dikemas dalam program anak asuh yang diberi nama “OT Children”. Saat ini, anak asuh yang tergabung dalam program OT Children mencapai 1.760 anak. OT menargetkan jumlahnya bertambah menjadi 2.500 anak di tahun depan.
·         Bekerja sama dengan pabrik dalam menangani masalah-masalah di pabrik.


Referensi :
http://www.ot.co.id
http://foto.okezone.com/view/3054/ot-group-beri-beasiswa
http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis
http://id.wikipedia.org/wiki/Informatika